Musikus Linkerati 26-01-01

Hiyaaaaa… tak terasa sudah hari Selasa, hari ke 26 tahun 2010. It’s time for another Musikus Linkerati! So what’s hot di bisnis musik dan teknologi? Banyak, as always!
Ok. Untuk yang belum makan, silahkan dimakan telor ceplok nya…
- Menurut Ed O’ Brien, gitaris Radiohead, Pembajakan Tidak Membunuh Musik. Setahu saya, memang tidak pernah terbukti bahwa pembajakan adalah penyebab turunnya penjualan album rekaman tradisional. Memang paling gampang mencari kambing hitam atas kesalahan sendiri.
- Ingin punya online shopping di Facebook page? Check out Moluko dan Shop Tab.
- Jika kamu berpikir potensi penghasilan kamu hanya dari Penjualan Album, Show, dan Merchandise, maka lihat lagi strategi bisnis yang kamu sudah jalankan. Lihat daftar panjang ini, mudah-mudahan terinspirasi.
- Ruby DS, teknologi Digital Music Watermark, dirilis oleh Digsound. Biasanya digital music watermark berguna untuk musisi yang bermaksud mengirim file musiknya lewat internet.
- Steve Lawson menulis artikel Halo Rockstar, Masalah Anda Bukan di Internet. Artikel ini tentang musisi kolot yang menyalahkan internet atas kesalahan mereka sendiri.
- VirtualMusic TV memberikan laporan Trend Musik tahun 2009-2010, yang di dominasi oleh distribusi informasi digital, teknologi mobile, dan Social Media.
- Internet tahun 2009 dalam angka, dilaporkan oleh Pingdom, sebuah perusahaan yang memberikan layanan network uptime.
- ComScore melaporkan kenaikan jumlah pengguna Search Engine di tahun 2009. Sudahkan website band kamu SEO Friendly?
- Dave Morin, salah satu karyawan senior Facebook resign dan mendirikan perusahaan baru bersama Shawn Fanning, pencipta Napster. Melihat portfolio kedua orang ini, saya punya perasaan perusahaan mereka nanti akan menjadi sesuatu yang penting untuk dunia musik.
Ingin lebih banyak dapat link ke artikel menarik tentang bisnis musik dan teknologi? Follow saya di Twitter.
